Pembentukan Sikap dan Prilaku

Sudah banyak mungkin buku-buku yang menjelaskan tentang bagaimana membentuk karekter diri, agar menjadi seseorang yang lebih baik. Tapi mungkin kita semua jarang mencoba ataupun melakukan aktifitas yang berkaitan dengan pembentukan karekter diri tersebut. Ada tiga unsur yang membentuk watak dan karekter manusia. Pertama education (pendidikan) yang kita dapat dibangku sekolah, kedua skill (kemampuan ),dan ketiga adalah attitude ( sikap atau prilaku ).
Didalam tatanan kehidupan dimasyarakat kita, ternyata sikap atau prilaku memperoleh persentase yang tinggi. Tentunya dengan nilai positif. Seseorang bisa berhasil apabila didalam dirinya memiliki sikap atau prilaku yang baik walaupun nilai pendidikannya biasa-biasa saja. Namun bukan berarti lantas kita juga mengabaikan pendidikan dan skill yang baik untuk kita miliki. Masalah sikap atau prilaku inilah seseorang bisa menjadi sukses ataupun menjadi pecundang. Didalam setiap aktifitas kita hendaknya selalu mampu menjaga sikap atau prilaku kita terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar kita. Karena sehebat apapun manusia, sekaya apapun kita, ketika sikap atau prilaku kita buruk maka lambat laun kita akan hancur dengan sendirinya.
Dalam artikel sebelumnya dimana pengaruh lingkungan menjadi dasar pembentukan karakter diri, ini lebih kepada bagaimana sikap atau prilaku itu terbentuk didalam diri kita. Pada umumnya didalam diri setiap manusia siapapun dia, ada nilai-nilai kebaikan dan kasih sayang, namun hal itu dapat tidak muncul apabila lingkungan yang membentuk sikap atau prilaku kita kurang baik. Dan tentunya nilai sikap dan prilaku yang terbentuk juga akan menjadi tidak baik.
Ketua Umum Marching Band Semen Padang bapak Daconi, ST.MM pernah mengatakan ” bahwa salah satu yang dapat membentuk sikap atau prilaku generasi muda kita saat ini adalah dengan ikut bergabung dikegiatan Organisasi, dimana salah satunya adalah Organisasi Marching Band. Beliau mengatakan bahwa disemua organisasi memberikan kegiatan yang positif bagi anggotanya yang akhirnya berdampak kepada pembentukan sikap atau prilaku anggota organisasi tersebut.
Dalam sejarah kita tahu bahwa Nabi Muhammad S.A.W besar bukan karena kekayaannya sebab beliau termasuk keluarga yang miskin, bukan karena kemampuannya sebab walaupun beliau diberikan kekuatan yang maha dahsyat oleh Allah S.W.T, beliau jarang mempergunakannya dan bahkan bukan karena pendidikannya karena beliau adalah orang yang tidak pernah mengenal tulis baca pada waktu itu tapi nabi Muhammad S.A.W besar karena sikap atau prilakunya sehingga beliau digelar dengan Al Amin atau orang yang dipercaya.
Untuk itu sahabat, masyarakat kita hanya mengenal diri kita dari apa yang mereka lihat dan apa yang kita lakukan, bukan dari apa yang kita miliki. Apabila kita ingin sukses dalam hal apa saja, maka mari kita bentuk karakter diri kita menjadi orang yang memiliki sikap atau prilaku yang santun. Yakinlah kesuksesan akan cepat kita raih, tujuan akan cepat kita capai dan keinginan akan cepat kita dapatkan apabila kita memiliki sikap atau prilaku yang baik.
Sukes buat semua sahabat!!!!…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: